Diberdayakan oleh Blogger.

Lidah Buaya, Si Tanaman Ajaib


Tanaman lidah buaya,
Sepertinya hampir semua orang mengenal jenis tanaman ini karena biasa di gunakan sebagai tanaman hias/pekarangan rumah. Lidah buaya merupakan tanaman tahunan yang bentuknya hampir seperti tanaman kaktus. Karena bentuk daun menyerupai lidah binatang buaya makanya terkenal dengan menyebutnya dengan tanaman “lidah buaya” . Sebelum melanjutkan membaca artikel ini, saya menganjurkan teman untuk juga membaca artikel saya yang berjudul Sehat Alami dengan Produk Indonesia. Karena dapat menambah pengetahuan mengenai cara untuk sehat secara alami.

Tanaman lidah buaya sudah dikenal sejak ribuan tahun silam. Tanaman lidah buaya diduga berasal dari kepulauan Canary di sebelah barat Afrika. Telah dikenal sebagai obat dan bahan kosmetika berabad-abad silam.

Ciri khas tanaman lidah buaya bisa dilihat dari bentuk daunnya. Daun lidah buaya berwarna hijau ke abu-abuan, memiliki lapisan lapisan lilin, bagian pinggir dau berjajar duri yang tumpul, daun mudanya terdapat bercak hijau sampai putih. Kandungan utama daun adalah air pada daging daun bentuk Gel/lendir. Batang dan bunga lidah buaya terlihat bila lidah buaya sudah tua. Bila tanaman masih muda, batang tertutup oleh daun-daun. Sementara bunga tanaman lidah buaya berbentuk seperti lonceng .

Lebih dari 350 jenis yang tersebar di seluruh dunia, selain itu lidah buaya hasil persilangan juga banyak. Di dunia, ada tiga jenis lidah buaya yang dibudidayakan secara komersial yaitu, Aloe vera (Aloevera barbadensis Miller), (Aloe ferox Miller), Aloe very Barker. Dari ketiga tersebut yang paling banyak dimanfaatkan adalah spesies Aloevera barbadensis Miller, karena memiliki beberapa keunggulan diantaranya tahan hama, ukuran lebih panjang bisa mencapai 121 cm, berat perbatang bisa mencapai 4 kg, mengandung 75 kg, dan aman dikonsumsi . Sementara itu, di Asia termasuk di Indonesia yang paling banyak di kembangkan yaitu lidah buaya jenis Aloe Chinesis Baker. Jenis ini diindonesia sudah dikembangkan secara komersial di Kalimantan Barat yang dikenal dengan sebutan Lidah Buaya Pontianak.

Lidah Buaya memiliki banyak manfaat tidak hanya berguna untuk sampo atau pembersih kulit kepala seperti yang kita ketahui selama ini. Kandungan dan khasiat lidah buaya sudah sejak lama di teliti oleh parahli. Di bidang industri dan farmasi lidah buaya sudah digunakan sebagai bahan baku pembuatan kosmetika, obat-obatan, minuman dan makanan kesehatan.

Kandungan Lidah Buaya dan Manfaatnya
1.Lignin : Mempunyai kemampuan penyerapan tinggi, memudahkan peresapan gel ke kulit
2.Saponin : Mempunyai kemmapuan membersihkan dan bersifat antiseptic. Bahan pencuci yang sangat baik.
3.Komplek antraquinon: Bahan laktasif, penghilang rasa sakit, mengurangi racun, senyawa antibakteri, mempunyai kandungan antibiotik
4.Vitamin B1, B2, niacinamida, B6, cholin, asam folat : Bahan penting untuk menjalankan fungsi tubuh secara normal dan sehat
5.Enzim oksidase, amylase, katalase, lipase, protease : Mengatur Proses kimia dalam tubuh kimia dalam tubuh, menyembuhkan luka luar dan dalam.
6.Mono dan polisakarida,selulosa, glukosa, mannose, aldepentosa,rahmnosa: memenuhi kebutuhan metabolism tubuh, memproduksi mucopolisakarida.

Komposisi kimia gel lidah buaya :
1.Mineral
Unsur:
-Kalsium (Ca), fosfor (P), Besi (Fe)
Kegunaan : Memberi ketahanan terhadap penyakit, menjaga kesehatan dan memberikan vitalitas.
-Magnesium (Mg), Mangan (Mn), Kalium (K),Natrium(Na), Tembaga(Cu)
Kegunaan : Berinteraksi dengan vitamin untuk mendukung fungsi tubuh
2.Asam Amino
-Asam aspartat, asam glutamate, alanin, isoleusin, fenilalanin, thereonin, prolin, valin, leusin, histidin, serin, glisin, methionin, lysine, arginin, tyrosin, tryptophan.
Kegunaan:
-Untuk pertumbuhan dan perbaikan
-Sintesis bahan lain
-Sumber energi
3. Protein
Senyawa nutrisi yang terkandung dalam tanaman lidah buaya dapat berperan dalam penyembuhan berbagai penyakit diantaranya, Sakit perut, kerontokan rambut, ketombe, masalah datang bulan,anemia, infeksi ginjal, gigitan ular, beri-beri, sembelit, disentri, influenza,TBC,kanker, dll.
Daun Lidah buaya dapat diolah menjadi aneka makanan seperti cendol, dodol, jeli, selai, serbat, dan teh. Mengolah lidah buaya tidaklah telalu sulit hanya dengan merbus atau memasak lidah buaya dengan ditambah bahan lain agar cita rasa menjadi lebih enak. Berikut ini cara membuat satu olahan daun lidah buaya :

Cara Membuat Jeli lidah buaya
Bahan :
- 1 kg daun lidah buaya
-700 gram gula pasir
-100 gram agar-agar
Cara pembuatan :
-Daun lidah buaya dikupas, kemudian bagian dalam (gel) dipotong-potong.
-Potongan tersebut ditambah dengan sedikit garam dan diaduk-aduk sampai lendir keluar. kemudian dicuci dengan air bersih sebanyak 2-3 kali
-Potongan lidah buaya kemudian di blender hingga membentuk adonan
-Adonan dicampur dengan gula pasir dan agar-agar
-Panaskan hingga mendidih
-Setelah mendidih dinginkan sampai mengental
-Jeli lidah buaya siap dikonsumsi.
Sumber :
Furnawanthi, Irni. 2002. Khasiat dan Manfaat Lidah Buaya. Jakarta: Agro Media Pustaka.